Senin-Jum'at: 07.30 - 21.00 Sabtu : 08.00 - 16.00 Minggu: 08.00 - 16.00
081381752588
081381752588
Jumlah = pcs
Keranjang

Jual Mihrab Kayu Jati Perhutani untuk Furniture Mesjid Terbaik

Jual  Mihrab Kayu Jati Perhutani untuk Furniture Mesjid Terbaik
Kategori Ornamen Masjid / Mihrab Masjid
Di lihat 90 kali
Harga Rp (Hubungi CS)

Ciri Umum Mihrab Kayu Jati Perhutani untuk Furniture Mesjid Terbaik – Mihrab merupakan salah satu jenis furniture khas Jepara yang biasa dipasang di dalam mesjid terutama bagian paling depan. Mesjid yang berada di daerah Jawa biasanya lebih sering menggunakan furniture ini. Namun hampir di setiap daerah Anda juga bisa menemukan furniture ini di dalam mesjid. 

Furniture yang satu ini biasanya dipasang di bagian mesjid paling depan tepatnya pada bagian atas dari mimbar. Penggunaan mihrab ini biasanya sebagai furniture yang lebih aman dan nyaman. Meskipun ukurannya sangat tinggi, furniture ini tetap memiliki nilai estetika serta keindahan.

Salah satu jenis yang lebih sering digunakan ialah mihrab kayu jati perhutani. Jenis ini bisa Anda bisa temukan melalui penjual furniture khas Jepara. Furniture khas Jepara memang identik dengan material kayu jati salah satunya kayu jati perhutani. Warna alaminya yang cukup menarik dan kekuatannya yang bisa bertahan lama membuat furniture ini lebih disukai.

Mihrab jenis ini memiliki beberapa ciri umum atau spesifikasi khusus yang biasanya ada pada mihrab tersebut. Ciri umum tersebut biasanya bersifat seragam dan akan selalu Anda temukan pada setiap mihrab dengan jenis material apapun. Berikut beberapa ciri umum dari mikroba yang terbuat dari kayu jati perhutani tersebut.

Tinggi Mencapai 7-8 Meter dan Lebar 4-5 Meter

Ciri umum yang pertama dari mihrab kayu jati perhutani ini ialah memiliki ukuran tinggi mencapai 7 hingga 8 meter. Ukuran ini merupakan ukuran rata-rata dari tinggi bagian mimbar mesjid atau bahkan tinggi dari mesjid itu sendiri. Ukuran tinggi ini merupakan ukuran yang cukup ideal untuk sebuah mihrab.

Sementara itu, ukuran lebarnya mencapai 4 hingga 5 meter. Berbeda dengan ukuran tingginya ukuran lebar dari mihrab ini akan disesuaikan dengan bentuk atau permintaan dari pemesan. Ukuran lebar dari mihrab ini tidak disesuaikan dengan lebar dari mesjid tersebut. Hal ini dikarenakan biasanya lebar mesjid bisa lebih dari 5 meter.

Motif Arabic

Ciri umum dari mihrab kayu jati perhutani berikutnya ialah menggunakan ukiran Jepara dengan motif Arabic. Beberapa motif dengan aksen kaligrafi khas Arabic ini memenuhi bagian dari mihrab tersebut. Motif ini akan menambah nilai dari furniture yang satu ini menjadi lebih khas dengan agama Islam.

Motif ini akan selalu Anda temukan dalam setiap mihrab yang terbuat dari kayu jati perhutani ini. Motif ini dipadukan dengan warna yang alami dari kayu jati ini serta penambahan finishing yang cantik. Hal ini menambah nilai estetika dari mihrab yang satu ini sehingga lebih pantas dan tepat jika dipasang di sebuah mesjid.

Warna Natural dan Kombinasi yang Khas

Ciri umum berikutnya dari mihrab kayu jati perhutani ini ialah memiliki warna yang cenderung lebih natural khas kayu jati. Finishing yang digunakan untuk mihrab ini menggunakan warna yang sama dengan warna natural dari kayu jati. Hal ini akan menambah kesan natural dari Mira yang terbuat dari kayu jati tersebut.

Selain warna dasar yang lebih natural, mihrab ini biasanya juga akan ditambahkan polesan warna emas dan warna gelap terutama pada bagian kaligrafinya. Warna natural kayu jati ditambah dengan emas dan sedikit sentuhan warna gelap akan membuat furniture yang satu ini terlihat lebih menarik dan tidak terlalu mencolok Jika disimpan di bagian depan mesjid.

Harga Paket

Mihrab kayu jati perhutani ini biasanya memasang harga paketan untuk pembuatan hingga pemasangan. Hal ini bersifat umum dan hampir semua mihrab menggunakan sistem pemasangan harga yang sama yaitu paket. Untuk kisaran harganya akan disesuaikan dengan ukuran mihrab serta bidang di dalam mesjid.

Jika Anda menemukan pengrajin yang memasang tarif dengan harga yang terpisah Anda perlu menelitinya terlebih dahulu. Sebab umumnya pemasangan jenis mihrab ini akan memberikan tarif dengan sistem paket untuk proses produksi hingga pemasangannya. Hal ini juga tentu cukup menguntungkan bagi setiap pemesannya.

Lebih Kuat

Mihrab kayu jati perhutani biasanya memiliki material yang lebih kuat dan tahan lama. Selain sifat asli dari kayu jati perhutani yang kuat proses produksi dari mihrab ini cukup memakan waktu yang lama. Hal ini dikarenakan setiap pengrajinnya akan menjaga kualitasnya agar tetap terjaga kekuatannya walaupun sudah melalui beberapa tahap produksi.

Rata-rata pengerjaan untuk pembuatan mihrab ini mencapai 2 bulan lamanya. Untuk pembuatannya sendiri tidak bisa sembarangan atau dipercepat sesuai keinginan. Hal ini dikarenakan proses produksinya harus berhati-hati agar tidak mengganggu sifat asli dari material ini.

Selain itu, jika proses pembuatan mihrab kayu jati perhutani ini di bawah 2 bulan maka motif, ukiran serta bentuknya tidak akan begitu maksimal. Proses yang cukup lama ini dilakukan agar mendapatkan mihrab yang lebih kuat. Kekuatan tersebut menjadi kelebihan tersendiri untuk furniture jenis ini.

Lebih Minimalis

Furniture khas Jepara memiliki beberapa jenis tipe. Salah satu jenis tipe yang cukup diminati ialah furniture yang minimalis. Mihrab yang terbuat dari kayu jati perhutani ini juga biasanya memiliki modal yang cukup minimalis. Hal ini dikarenakan tipe atau model yang yang begitu mewah akan kurang begitu pas jika dipasang untuk sebuah mesjid.

Selain itu, beberapa pemesan cenderung lebih menyukai model yang minimalis karena lebih menarik dan mudah untuk dipasang. Mihrab kayu jati perhutani menggunakan model yang minimalis karena sudah memiliki ukiran serta motif yang cukup ikonik dan mewah. Jika anda ingin membelinya maka pilihlah model yang lebih minimalis.

Selain itu, tipe yang lebih minimalis cukup cocok untuk dipasang pada bagian depan mesjid sehingga tidak mengganggu konsentrasi dari orang-orang yang sedang beribadah. Itulah mengapa mihrab ini ini cenderung lebih menggunakan tipe minimalis pada setiap bagiannya. Tujuan utamanya tidak lain agar tidak mengurangi kekhusyuan.

Melengkung di Bagian Pintu Masuk

Salah satu ciri umum dari mihrab kayu jati perhutani ini ialah memiliki lengkungan khas pada bagian pintu masuknya. Lengkungan ini biasanya memiliki sudut pada bagian tengahnya seperti lengkungan khas dari setiap mesjid yang menggunakan gypsum. Lengkungan ini sengaja dibuat agar lebih mendukung interior mesjid yang khas dengan lengkungan tersebut.

Jika lingkungan tersebut tidak digunakan maka pintu masuk dari mihrab ini akan terlihat biasa saja dan nampak seperti furniture untuk rumah biasa. Jika bagian pintu masuk dibuat datar maka nilai estetika untuk tempat ibadah akan kurang terlihat. Anda juga tentu akan merasakan hal yang sama jika lengkungan tersebut tidak dibuat untuk pintu masuk mihrab.

Demikianlah beberapa ciri umum dari mihrab kayu jati perhutani. Ciri umum tersebut bisa Anda gunakan untuk membedakan furniture ini dengan jenis yang lainnya. Selain itu, ciri umum tersebut juga menjadi ciri dari kualitas mihrab tersebut. Jika ingin memesannya, ciri-ciri tersebut bisa dijadikan pertimbangan. 


 

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)